Apa itu komposisi fotografi?

komposisi dapat di artikan sebagai cara menata elemen-elemen dalam gambar, elemen-elemen ini mencakup garis, shape, form, warna, terang dan gelap.

oleh karena itu, hal yang hars dilakukan fotografer sebelum memotret adalah melihat dan mempelajari terlebih dauhulu kondisi di sekitar, kemudian merancang dimana harus menempatkan objek, apa saja yang akan di masukan atau tidak ke dalam foto.

Berikut ada beberapa komposisi foto sederhana yang dapat di pelajari untuk menjadikan foto lebih keren dari biasanya.

1. Komposisi foto Rule of third

Ini adalah komposisi yang paling umum. Paling sering disebutkan oleh orang-orang di mana pun.

Teorinya kita punya 2 garis vertikal dan 2 garis horizontal yang besarnya sama. Kemudian kita meletakkan objek pada salah satu objek tersebut.

Pada dasarnya, prinsip ‘rule of thirds‘ adalah membagi bidang foto kamera menjadi tiga bagian sama besar, baik vertikal maupun horizontal. Dengan demikian, kamu akan melihat 9 kotak pada display kameramu dan ada 4 titik yang bertemu di tengah bidang.

Nah, empat titik pertemuan tersebut merupakan daerah yang paling menarik bagi mata ketika melihat sebuah gambar. Dengan meletakkan point of interest foto pada salah satu titik tersebut, maka gambar yang dihasilkan akan terlihat lebih menarik dan seimbang.

2. Komposisi foto Pattern and repetition

Nama lainnya adalah pola dan pengulangan. Dengan memanfaatkan bentuk-bentuk yang serupa dan seukuran untuk dijadikan sebagai komposisi foto. Untuk mengambil komposisi seperti ini, objek yang difoto harus punya jumlah yang banyak. Misalnya kita bisa memotret genteng, batu-bata, ubin, tangga, dan lain sebagainya.

3. Komposisi foto Framing

Framing di sini bukan berarti sebuah bingkai foto, tetapi sebagai fotografer harus jeli dalam memanfaatkan benda-benda untuk dijadikan bingkai di foto kita

Misalnya anda bisa membingkai objek dengan memanfaatkan pohon, pagar, jendela, pintu, dll

Jadi model berada di dalam bingkai tersebut sebelum kita foto.

4. Komposisi foto Leading lines

Dengan memaanfaatkan garis-garis yang ada di sekitar kita untuk membuat komposisi foto.

Misalnya dengan menempatkan garis pada satu foto, kemudian menempatkan objek utama kita pada titik di mana garis tersebut berakhir.

5. Komposisi foto Simetry

Pada komposisi ini objek ditempatkan di tengah frame dalam imajiner ada garis yang memotong antara sisi kiri dan kanan, atau atas dan bawah.  kemudian objek diletakkan di tengah, sehingga pada sisi kiri dan kanan hasilnya sama/sejajar/simetris/seimbang.

disarikan dari berbagai sumber.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here