B-Roll adalah cara menciptakan produksi video yang menarik. B-roll akan menceritakan kisah Anda lebih mudah dan meyakinkan dengan cuplikan tambahan. Sebagai aturan umum B-Roll dapat mencakup animasi, elemen grafis, foto, dan rekaman tambahan.

Sebagai contoh  video promosi sebuah klub kesehatan. jika kita hanya fokus pada kamera dan wawancara saja, maka video akan terihat membosankan, maka akan lebih baik ada rekaman tentang klub dan fasilitasnya, rekaman video dari kelas kebugaran,  area cardio dapat diperlihatkan untuk menciptakan cerita yang lebih baik.

b-rool juga membantu perkembangan cerita, atau menggambarkan sesuai dengan cara yg beda.

Contoh 1 Tanpa B-roll

Contoh 2 dengan B-roll

contoh video. 

Berikut Tips ketika pengambilan gambar untuk B-Roll:

1. detail
saat merekam b-roll tunjukan lah detail dari subjek apa yg akan di lakukan, dengan siapa atau dimana subjek berada, akan kemana.

Detail dapat berupa rekaman langkah kaki, percikan air, genangan air, cipratan air, kasarnya aspal jalan raya, lampu di satu sudut ruang, pada dasarnya apapun yang ada di sekitar cerita yang ingin di bangun. untuk menambahkan kesan detail selalu gunakan bukaan besar pada lensa anda, sehingga akan mendapatkan titik fokus pada detail yg di inginkan.

2. speedramps
Speedramps adalah mempercepat dan memperlambat sebuah adegan, dengan speedramp video akan terlihat lebih menarik dan tidak membosankan.

3. transisi kamera
untuk membuat transisi kamera hal pertama adalah selalu merekam minimal 5-10 detik.
kedua setelah merekam subjek kemudian arahkan kamera ke arah lain dengan normal speed.

Demikianlah sedikit catatan tentang B-roll, semoga berekenan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here